Capaian Satu Tahun Pemerintahan

1. Pertumbuhan Ekonomi Solid dan Stabil
Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II tahun 2025 tercatat tumbuh solid sebesar 5,12 persen, menunjukkan kinerja yang stabil, inklusif, dan berkelanjutan di kisaran 5 persen.

2. Inflasi Terkendali, Daya Beli Terjaga
Tingkat inflasi yang terkendali pada September 2025 sebesar 2,65% (yoy) dan 1,82% (ytd) menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga serta stabilitas ekonomi nasional berada dalam kondisi baik.

3. Realisasi Investasi
Realisasi investasi nasional pada Semester I tahun 2025 mencapai Rp924,9 triliun atau tumbuh 13,6 persen (yoy), yang sekaligus berhasil menciptakan lapangan kerja bagi 1,2 juta orang dan menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap iklim ekonomi Indonesia.

4. Pembiayaan Usaha
Sebanyak 3,46 juta pelaku UMKM, petani, dan nelayan telah menerima pembiayaan usaha melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) sepanjang Januari–September 2025, sebagai wujud nyata dukungan pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan produktivitas sektor usaha kecil.

5. Neraca Perdagangan
Neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar 29,14 miliar USD pada periode Januari–Agustus 2025, memperpanjang tren positif selama 64 bulan berturut-turut dan menegaskan kuatnya kinerja ekspor nasional di tengah dinamika ekonomi global.

6. Tingkat Pengangguran Terbuka Turun
Tingkat pengangguran terbuka menurun menjadi 4,7 persen atau 7,28 juta orang pada Februari 2025, dengan tambahan 3,59 juta orang bekerja, mencerminkan perbaikan nyata di pasar tenaga kerja dan meningkatnya produktivitas ekonomi nasional.

7. Kemiskinan dan Kemiskinan Ekstrem Turun
Tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,47 persen atau 23,85 juta orang pada Maret 2025, dengan kemiskinan ekstrem menurun ke 0,85 persen, menandakan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan efektivitas program perlindungan sosial pemerintah.

8. Ketimpangan Sosial Turun 
Rasio Gini pada Maret 2025 berada di angka 0,375, turun dibandingkan September 2024 yang tercatat sebesar 0,381. Hal ini menunjukkan ketimpangan sosial di Indonesia terus membaik.

9. Kerjasama Ekonomi Internasional

Melalui penguatan kerja sama ekonomi internasional seperti BRICS, I–EU CEPA, dan I–CA CEPA, Indonesia berhasil memperluas akses pasar global, membuka peluang ekspor yang lebih besar, serta memperkuat posisi ekonomi nasional di tengah perekonomian dunia.

0 Comments

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar