Pembakalan dan Orientasi Peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan di Rutan Kelas I Makassar

Rutan Kelas I Makassar melaksanakan kegiatan pengarahan dan pembekalan perdana bagi peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan pada hari pertama penugasannya. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta magang, para mentor dari setiap subseksi, serta pihak penyelenggara dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelaksanaan berjalan secara terstruktur melalui beberapa tahapan mulai dari apel, sesi pengarahan, perkenalan, penandatanganan dokumen resmi, hingga pemberian materi orientasi.

Penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk:
Menanamkan kedisiplinan sejak hari pertama,Memberikan pemahaman mengenai tugas dan mekanisme pemagangan,Membangun komunikasi awal antara peserta dan mentor,
Mengesahkan komitmen peserta melalui penandatanganan perjanjian pemagangan.

Selain pembekalan internal, peserta juga mengikuti Orientasi Nasional secara terpusat melalui Live YouTube oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Orientasi ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai tujuan program, regulasi pemagangan, serta arah kebijakan pengembangan kompetensi tenaga kerja pada tingkat nasional.

Menaker menyampaikan bahwa kemampuan seseorang akan terus berkembang melalui proses pembelajaran dan kedisiplinan, sebagaimana dicontohkan oleh tokoh inspiratif seperti Michael Jordan dan B.J. Habibie. Beliau juga mengingatkan bahwa dunia kerja modern menuntut penguasaan keterampilan masa depan, mencakup keterampilan teknis berbasis teknologi, soft skills, serta kemampuan kognitif seperti kreativitas, pemecahan masalah, dan adaptabilitas.

Pada kesempatan ini, Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, turut menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta magang:
“Kami menyambut para peserta magang dengan penuh antusias. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang belajar, mengasah karakter, dan membangun etos kerja. Jangan takut salah, yang penting mau belajar, bertanya, dan berproses. Rutan Makassar terbuka untuk membantu kalian berkembang, bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi sebagai pribadi yang siap menghadapi dunia kerja profesional.”

0 Comments

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar