satu tahun perjalanan

Satu Tahun Perjalanan Pemerintahan Republik Indonesia
Satu tahun perjalanan pemerintahan Presiden Republik Indonesia menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam mewujudkan Asta Cita—visi besar menuju Indonesia yang sejahtera, tangguh, dan berdaulat. Pemerintah secara konsisten berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan ketahanan pangan, serta pembenahan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Selaras dengan arah pembangunan nasional tersebut, Rutan Kelas I Makassar berperan aktif mendukung 13 Program Akselerasi Keminimipas yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu wujudnya tampak pada program ketahanan pangan, melalui pengelolaan hidroponik selada dan pakcoy yang telah berhasil sembilan kali panen sepanjang tahun. Selain itu, Rutan Makassar juga turut serta dalam penanaman bibit pohon kelapa, sebagai dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan pelestarian lingkungan hidup.
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Rutan Kelas I Makassar secara konsisten melaksanakan penggeledahan dan inspeksi rutin di kamar hunian warga binaan, guna memastikan lingkungan pembinaan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang. Di sisi lain, untuk mengoptimalkan kapasitas hunian serta meningkatkan kualitas pembinaan, Rutan Kelas I Makassar juga telah melakukan pemindahan warga binaan ke beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Sulawesi Selatan sebagai langkah strategis untuk mengurangi over kapasitas dan menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih manusiawi dan efektif.
Ditemui terpisah, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, memberikan apresiasi atas dedikasi dan inovasi Rutan Makassar dalam melaksanakan program pembinaan.
“Rutan Makassar telah menunjukkan bahwa Pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani hukuman, tetapi juga membangun manusia seutuhnya. Program yang dijalankan sejalan dengan arah kebijakan Menteri IMIPAS, yaitu membina, memberdayakan, dan menyiapkan warga binaan menjadi pribadi produktif dan berdaya saing,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi.
Ia juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat pembinaan berbasis potensi lokal di seluruh UPT Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap program nasional dan penguatan sistem Pemasyarakatan yang adaptif, profesional, serta berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam melaksanakan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan pemberdayaan warga binaan.
“Kami di Rutan Makassar bertekad untuk menjaga semangat pembinaan yang konstruktif dan berdampak nyata. Setiap kegiatan yang kami jalankan adalah bagian dari upaya membentuk warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan kemampuan dan nilai-nilai positif,” ujar Jayadikusumah.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dan arahan dari Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan menjadi motivasi besar bagi jajaran Rutan Makassar untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.
Melalui berbagai langkah konkret tersebut, Rutan Kelas I Makassar terus memperkuat tata kelola Pemasyarakatan yang profesional, aman, dan manusiawi—selaras dengan semangat pemerintah dalam membangun Indonesia yang semakin maju, tangguh, dan berdaya saing.

0 Comments

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar