Rutan Kelas I Makassar kembali melaksanakan program hapus tato bekerja sama dengan Yayasan Makassar Hijrah Tanpa Nama

Makassar — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Makassar kembali melaksanakan program hapus tato bekerja sama dengan Yayasan Makassar Hijrah Tanpa Nama (Mahtan), Sabtu (18/7). Sebagai salah satu program unggulan pembinaan kepribadian, kegiatan ini menjadi wujud konsistensi Rutan Makassar dalam mendampingi warga binaan yang berkomitmen meninggalkan masa lalu dan menata masa depan yang lebih baik.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Rustanto, menyampaikan bahwa program ini tidak sekadar menghapus tato, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk memulai kembali. Kepala Subseksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan, Djanwar Bakkara, menambahkan bahwa kolaborasi bersama Mahtan menjadi bagian dari upaya mendukung proses perubahan warga binaan. “Menghapus tato adalah bagian dari proses hijrah. Yang kami harapkan bukan hanya perubahan pada penampilan, tetapi juga tumbuhnya tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar perwakilan Mahtan.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti program tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan yang diberikan. “Bagi saya, ini bukan hanya tentang menghapus tato, tetapi juga tentang meninggalkan masa lalu dan memulai lembaran baru,” tuturnya. Masa lalu mungkin tidak bisa dihapus, tetapi masa depan selalu bisa ditulis ulang.

0 Comments

Belum ada komentar

Tinggalkan Komentar